Hidup ini
adalah misteri
Dimana kita akan terus jalani
Tak goyah pun sedikit hati
Walau kerap sering merintih
Seperti halnya aku ini
Antara urusan Hati dan Mimpi
Yang tak kunjung bisa diakhiri
Hanya dengan secercah Rohani
Jalani hidup niat Lillahi
Sabar tuk jalani hari
Tak sayup do’a mengiringi
Dengan segenap gejolak di hati
Semua hal ini bagaikan Ilusi
yang menghiasi setiap imajinasi
Walau sedikit tak berisi
Namun kan terkenang di Memori
Seperti halnya angan ku ini
yang selalu memenuhi otak ini
Dengan seribu Tanya di hati
Kapankan bisa terjadi?
Aku tau..
Aku memang awam dan tak tau diri
Tapi aku masih punya hati
Yang tulus dan tak iri dengki
Untuk tetap menjaga harga diri
Mungkin
Kita ini adalah saudara-saudari
Yang tak selamanya bisa saling memiliki
Hanya bisa mengungkiri dalam hati
Bahwa aku punya rasa yang lebih
Rasaku ini menguras lautan emosi
Yang mengkikis peraduan hati
Tuk tetap singgah di sanubari
Bersama beningnya sang Nurani
Kini..
Tak lagi ku Hiraui
Segala rengekan rasa ini
Karna hanya menguras semangat menggapai mimpi
Dan aku pun mengerti
Mengapa semua ini terjadi
Segenap hati menyakini
Bahwa ini takdir ilahi
Ku fokuskan kembali pada Mimpi mimpi
Yang jumlahnya pun banyak tak kuketahui
Tak tahu kapan bisa terjadi
Tapi aku tak berdiam diri
Kan ku cari Tirai – tirai mimpi
Agar tak hanya menjadi bunga imajinasi
Dan menyakini dalam hati
Bahwa mimpi adalah Isyarat yang pasti
Memulai diri tuk menjelajahi dunia mimpi
Berbenah dan memahami lika liku ini
Dan menyibaknya sampai dasar Mimpi
Tuk menemukan Mimpi Sejati
Dimana kita akan terus jalani
Tak goyah pun sedikit hati
Walau kerap sering merintih
Seperti halnya aku ini
Antara urusan Hati dan Mimpi
Yang tak kunjung bisa diakhiri
Hanya dengan secercah Rohani
Jalani hidup niat Lillahi
Sabar tuk jalani hari
Tak sayup do’a mengiringi
Dengan segenap gejolak di hati
Semua hal ini bagaikan Ilusi
yang menghiasi setiap imajinasi
Walau sedikit tak berisi
Namun kan terkenang di Memori
Seperti halnya angan ku ini
yang selalu memenuhi otak ini
Dengan seribu Tanya di hati
Kapankan bisa terjadi?
Aku tau..
Aku memang awam dan tak tau diri
Tapi aku masih punya hati
Yang tulus dan tak iri dengki
Untuk tetap menjaga harga diri
Mungkin
Kita ini adalah saudara-saudari
Yang tak selamanya bisa saling memiliki
Hanya bisa mengungkiri dalam hati
Bahwa aku punya rasa yang lebih
Rasaku ini menguras lautan emosi
Yang mengkikis peraduan hati
Tuk tetap singgah di sanubari
Bersama beningnya sang Nurani
Kini..
Tak lagi ku Hiraui
Segala rengekan rasa ini
Karna hanya menguras semangat menggapai mimpi
Dan aku pun mengerti
Mengapa semua ini terjadi
Segenap hati menyakini
Bahwa ini takdir ilahi
Ku fokuskan kembali pada Mimpi mimpi
Yang jumlahnya pun banyak tak kuketahui
Tak tahu kapan bisa terjadi
Tapi aku tak berdiam diri
Kan ku cari Tirai – tirai mimpi
Agar tak hanya menjadi bunga imajinasi
Dan menyakini dalam hati
Bahwa mimpi adalah Isyarat yang pasti
Memulai diri tuk menjelajahi dunia mimpi
Berbenah dan memahami lika liku ini
Dan menyibaknya sampai dasar Mimpi
Tuk menemukan Mimpi Sejati
Dan mengerti
Bahwa Mimpi sejati tak kalah oleh Romantica hati..
Bahwa Mimpi sejati tak kalah oleh Romantica hati..

